Selasa, 04 Juni 2013

RESENSI NOVEL

RESENSI

Pengertian Resensi :

Resensi /résénsi/ n menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pertimbangan atau pembicaraan tentang buku; ulasan buku: Sedangkan kata "mengulas" v itu sendiri mempunyai arti memberkan penjelasan dan komentar; menafsirkan (penerangan lanjut, pendapat, dsb); mempelajari (menyelidiki) dan kata "ulasan" n mempunyai arti kupasan,tafsiran,komentar:

Resensi berasal dari bahasa Latin, yaitu dari kata kerja revidere atau recensere. Artinya melihat kembali, menimbang, atau menilai. Arti yang sama untuk istilah itu dalam bahasa Belanda dikenal dengan recensie, sedangkan dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah review. Tiga istilah itu mengacu pada hal yang sama, yakni mengulas buku.

Tindakan meresensi dapat berarti memberikan penilaian, mengungkap kembali isi buku, membahas, atau mengkritik buku. Dengan pengertian yang cukup luas itu, maksud ditulisnya resensi buku tentu menginformasikan isi buku kepada masyarakat luas

Secara singkat, resensi ialah suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah hasil karya. Tujuan resensi adalah menyampaikan kepada para pembaca apakah sebuah buku atau hasil karya itu patut mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak.

Langkah – langkah Membuat Resensi :

Ketika melakukan kegiatan meresensi, hendaklah perhatikan langkah-langkah meresensi buku sebagai berikut.

  1. Penjajakan atau pengenalan terhadap buku yang diresensi,mulai dari tema buku yang diresensi, disertai deskripsi isi buku,siapa yang menerbitkan buku itu, kapan dan di mana diterbitkan, tebal (jumlah bab dan halaman), format, hingga harga.Siapa pengarangnya: nama, latar belakang pendidikan, reputasi dan prestasi, buku atau karya apa saja yang ditulis, hingga mengapa ia menulis buku itu. Buku itu termasuk golongan buku yang mana: ekonomi, teknik, politik, pendidikan, psikologi, sosiologi, filsafat, bahasa, atau sastra.
  2. Membaca buku yang akan diresensi secara komprehensif, cermat, dan teliti. Peta permasalahan dalam buku itu perlu dipahami secara tepat dan akurat.
  3. Menandai bagian-bagian buku yang diperhatikan secara khusus dan menentukan bagian-bagian yang dikutip untuk dijadikan data.
  4. Membuat sinopsis atau intisari dari buku yang akan diresensi.
  5. Menentukan sikap dan menilai hal-hal berikut.
  • Organisasi atau kerangka penulisan; bagaimana hubungan antara bagian yang satu dan bagian yang lain, bagaimana sistematikanya, dan bagaimana dinamikanya.
  • Isi pernyataan; bagaimana bobot ide, analisis, penyajian data, dan kreativitas pemikirannya, bahasa; bagaimana ejaan yang disempurnakan diterapkan, kalimat dan penggunaan kata, terutama untuk buku ilmiah.
  • Aspek teknis; bagaimana tata letak, tata wajah, kerapian dan kebersihan, dan pencetakannya (banyak salah cetak atau tidak).
Sebelum menilai, alangkah baiknya jika terlebih dahulu dibuat semacam garis besar (outline) resensi itu. Outline ini sangat membantu kita ketika menulis, mengoreksi dan merevisi hasil resensi dengan menggunakan dasar dan kriteria yang kita tentukan sebelumnya.


RESENSI NOVEL "SEANDAINYA" 


Judul                                : Seandainya

Jenis novel                        : Pertemanan

Tahun terbit                      : Tahun 2012

Pengarang                        : Windhy Puspitadewi

Editor                              : eNHa

Penerbit                           : Gagas Media

Tebal buku                       : 226 Halaman



Sinopsis

Kisah ini dimulai dari pertemuan 4 orang yang sepertinya telah direncanakan oleh takdir. 4 orang itu adalah seorang lelaki bernama Rizki, perempuan bernama Juno dan kakaknya Arma, dan juga seorang cewek cantik bernama Christine - anak pengusaha, calon gubernur Jawa Timur. 

Suatu hari ada seorang murid baru, ia bernama Rizki. Beberapa hari lalu Rizki ketika daftar ulang untuk masuk sekolah, seorang kk kelas yang tampak seperti panitia penerimaan murid baru, menyatakan bahwa hari itu akan di adakan pesta penyambutan murid bru. Dan rizki harus datang pukul 6 pagi, dengan menggunakan baju SMP. Setelah Rizki lama menunggu acara penyambutannya, semua anak murid baru yang lain juga sudah datang, seperti Christine, Juno dan Arma.Ternyata mereka sadar kalau mereka sedang di kerjai oleh kk kelas tersebut.

Juno adalah ketua kelas di kelasnya iya di pilih menjadi ketua kelas karena di menyenangkan, pintar,dan tingkahnya yang masih seperti anak kecil yang sanggup membuat guru – guru pun bertekuk lutut, walaupun Juno itu adalah perempuan. Ia di sukai oleh Rizki teman sekelasnya, Rizki juga cukup menguasai semua mata pelajaran yang sudah di ajarkan guru. Rizki pun di panggil oleh teman- temannya dengan sebutan Pakdhe.

Setelah lulus SMU mereka semua memang berpisah, Christine yang bercita cita menjadi suka relawan UNICEF pindah ke New york di markas PBB sambil kuliah disana. Christine pun menikah dengan Derry. Juno pun kuliah di salah satu Univ. Negri di Yogyakarta jurusan Psikologi, melalu jalur PMDK. Arma punsekolah di Jerman untuk belajar kedokteran. Rizki bekerja di Jakarta di tempat salah satu Kementrian.

Keunggulan buku : Mudah dapat di mengerti makna daari cerita buku tersebut.

Kelemahan buku : Cerita isi – isi buku yang kurang begitu menarik.

Manfaat buku : Mengetahui isi – isi buku dan makna dari isi buku tersebut dan tentang persahabatan,cinta dan pilihan hidup.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar